HOME | SHOP | TOOLBAR | RADIO | SIGN UP | LOG IN | GAMES | VIDEOS | CLUBS | BLOGS | LAYOUTS | BROWSE | SEARCH | INVITE | HELP  
 Berbagi Cerita   
  Blog yang bisa menginspirasi anda dan juga saya. Blogyang berisi hikmah dan tentang iptek
Dimanakah Keberadaan Allah?

Pada waktu jaman Rasulullah masi hidup, ada seorang sahabat yang bertanya,”Ya Rasul, dimanakah Allah berada? Jika Dia jauh, aku akan berdo’a dengan berteriak. Tapi jika Dia dekat aku akan berdo’a dengan berbisik.” Lalu setelah itu turunlah ayat ini, Surat Al Baqarah : 186

 

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran”

 

Sesungguhnya ALLAH ITU DEKAT DENGAN KITA. Dekatnya Allah dengan hamba-Nya, tidak sama dengan dekatnya antara dua orang yang duduk bersebelahan, tapi dekatnya Allah dengan hamba-Nya tidak bisa dilogika oleh pikiran kita yang terbatas ini.

 

Tetapi kalau ALLAH ITU DEKAT, mengapa kita tidak bisa merasakan kehadiran-Nya di hati kita? Ini ibarat seorang pengemis yang berada di depan sebuah bank yang meyimpan uang milyaran rupiah. Tapi pengemis itu tidak bisa merasakan uang itu, karena adanya sebuah tembok yang menghalanginya. Begitu juga dengan kita, kita tidak bisa merasakan keberadaan Allah, boleh jadi karena ada sebuah tembok yang menghalangi kita.

 

TEMBOK ITU ADALAH KEMAKSIATAN KITA.

SADARKAH KITA AKAN HAL ITU?

 

 

Posted: April 18,2008 at 9:00:33 PMRead 85 times | 0 comments | Leave Comment 
Cangkir yang Cantik


Alkisah, ada seorang pengrajin tanah liat sedang mencari tanah liat. Sesampainya di sawah, ia mengeluarkan cangkulnya dan mencangkul tanah itu untuk dicongkeli dan dibawa pulang. Saat orang itu mnghempaskan cangkulnya ke tanah, si tanah berbicara. “Auw, apa yang kau lakukan, sakit tahu! Berhetilah, aku kesakitan. Kau tidak merasakan apa yang aku rasakan. Tolong berhentilah mencangkuliku, dan tinggalkan aku.”, kata si tanah. Tapi orang itu berkata,”Ini belumlah seberapa, sabarlah!”.

Sesampainya di rumah, orang itu merendam tanah liat tadi. Lagi-lagi si tanah itu berkata,”Sudahlah, aku sudah tidak tahan lagi. Aku tidak bisa bernapas. Hentikalah. Kumohon, jangan siksa aku seperti ini”. Dan orang itu pun menjawab,”Ini belum seberapa, sabarlah!”. Setelah proses perendaman selesai, saatnya beralih ke tahap selanjutnya, yaitu proses pembuatan. Si tanah itu diletakkan di alat yang dipakai untuk membentuk tanah liat. Sambil terus memutar alat itu, orang tadi terus menggerakkan tangannya dengan lihai. Si tanah protes lagi,”Kumohon, hentiknlah. Aku pusing. Cukup sampai di sini saja. Aku sadah tidak tahan.” Tapi orang itu berkata hal yang sama,’Ini belum seberapa, sabarlah!”

Setelah berbetuk, tanah liat itu lalu dibakar. Si tanah itu menjrit kesakitan,”Auw, panas, panas! Kau ingin membunuhkuya? Kumohon hentiknlah semua ini, aku sudah tidak tahan.” Orang itu hanya menanggapi dengan kata-kata yang sama,”Ini belum seberapa, sabarlah!” Dan tibalah saatnya untuk pengecatan. Dengan kelihaian tangannya, prose itu tidak berlangsung lama. Lalu tanah liat tadi dijemur sampai kering.

Setelah semua proses itu selesai, si pengrajin itu berkata kepada tanah liat itu,”Sekarang bercerminlah! Lihatlah dirimu yang sekarang di cermin.” Saat dia melihat dirinya sendiri di depan cermin, ia terpesona dengan kecantikannya sendiri. Ia tidakyakin, apakah yang ia lihat itu dirinya atau khayalannya. Ia sekarang sudah menjadi sebuah cangkir yang cantik, bukan seonggok tanah liat lagi.

Pernahkan kita mengalami hal seperti itu? Kita sering ditimpa musibah, dan kita selalu mengeluh kepada Allah. Kita berpikir bahwa Allah tidak sayang kepada kita. Itu semua salah. Mungkin Allah memberikita musibah dan cobaan, dengan maksud untuk membentuk kepribadian kita agar kita bisa menjadi sebuah cangkir yang cantik. Mungkin kita tidak akan menemukan perubahan kita di dunia, tapi besok di akhirat. Insya Allah. Maka dari itu saudaraku, bersabarlah atas apa yang menimpamu. Karena Allah pasti punya jalan yang terbaik untuk hamba-Nya yang senantiasa istiqomah di jalan-Nya. (Thiyok)

Posted: April 15,2008 at 8:05:53 PMRead 65 times | 3 comments | Leave Comment 
Kisah Seorang Pendo'a

Ketika Kumohon Pada Allah Kekuatan,

Allah memberiku Kesulitan Agar Aku Menjadi Kuat

 

Ketika Kumohon Pada Allah Kebijaksanaan,

Allah memberiku Masalah Untuk Kupecahkan

 

Ketika Kumohon Pada Allah Kesejahteraan,

Allah memberiku Akal Untuk Berfikir

 

Ketika Kumohon Pada Allah Keberanian,

Allah memberiku Kondisi Bahaya Untuk Kuatasi

 

Ketika Kumohon Pada Allah Sebuah Cinta,

Allah memberiku Kesulitan Agar Aku Menjadi Kuat

 

Ketika Kumohon Pada Allah Kekuatan,

Allah memberiku Orang-Orang Bermasalah Untuk Kutolong

 

Ketika Kumohon Pada Allah Bantuan,

Allah memberiku Kesempatan

 

Aku Tak Pernah Menerima Apa Yang Kupinta,

Tapi Aku Menerima Segala Yang Kubutuhkan

 

DO`AKU TERJAWAB SUDAH...

Posted: April 15,2008 at 7:57:26 PMRead 66 times | 1 comment | Leave Comment 
Nikmat Yang Tak Terbayarkan

Alhamdulillah, sekarang kita bisa bertemu lagi, Walaupun hanya di dalam di dunia maya. Pernahkan kita membayangkan kita membayangkan, bagaimana rasanya tidk punya tangan, tidak punya kaki, tidak punya anggota tubuh yang sempurna? Atau yang lebih sederhana, pernahkah kita merasakann sakit? Tentunya pernah.

Dan apa yang terbersit di pikiran kita ketika sedang sakit? Ternyata sehat itu mahal harganya. Sehat adalah nikmat yang tak akan pernah terbayarkan walaupun kita punya uang sebanyak apapun. Dan kita akan merasakan nikmatnya sehat, ketika sedang sehat. Kita baru bisa merasakan nikmatnya sehat, ketika sedang sedag merasakan sakit. Tul ga?

Setiap hari, kita selalu diberikan nikmat ini. Ya ga? Tapi kita kadang lupa atau bahkan pura2 lupa siapa yang sebenarnya memberi kita nikmat sehat itu. Kita sering mengabaikannya tanpa rasa bersalah di dalam hati. Bahkan cuek bebek. Walaupun demikian, Dia tetap memberi kita nikmat sehat setiap saat, dan setiap waktu walaupun kita tidak memintanya. Tapi apa yang kita berikan kepada-Nya. Apa??

Pernahkah kita berpikir, apabila nikmat itu dicabut dari diri kita? Apa yang akan kita lakukan? Apa yang bisa kita perbuat? Pastilah kita tidak bisa berbuat apa2. Ironisnya, kita tidak pernah memikirkan hal itu. Dan yang sering kita lakukan adalah tidak menggubris perintah-Nya, yang sangat mudah untuk dilakukan. Sudahkah kita rutin dalam shalat lima waktu? Seberapa banyakkah kita membaca Al-Qur’an setaip harinya? Sudahkah kita bersedekah? Itu yang sederhana saja, belum sampai ke yang lebih komplek lagi.

Itulah yang menjdi PR buat kita bersama. Marilah kita berubah bersama-sama untuk menjadi manusia yang lebih baik, dengan senantiasa ingat kepada-Nya. Marilah kita coba untuk berubah sejak sekarang, dan detik ini juga. Semoga Allah membersamai langkah kita bersama.   

Posted: April 14,2008 at 1:29:48 AMRead 122 times | 1 comment | Leave Comment 
Salam Kenal
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Ini kali pertama aku daftar di Ywie. Aku masih pemula, jadi masih agak bingung. Ah ga papa lah! Nanti juga akan paham. Aku nulis ini untuk perkenalan bagi siapa saja yang berkunjung ke blogku. Aku cuma ingin berbagi serita dengan teman2 sekalian, entah itu ceritaku sendiri atau cerita dari temen, ato dari mana ajalah, yang penting dengan berbagi cerita ini aku dan kamu bisa lebih mengenal dan bisa dapet hikamah yang bermanfaat.

Sekarang aku baru mo kenalan dulu ya! Urusan tulis menulis nanti aq pikir2 dulu. Salam kenal semuanya!!

Wassaalamu'alaikum Wr. Wb
Posted: April 11,2008 at 3:31:58 AMRead 136 times | 2 comments | Leave Comment 
  Thiyoks 
20 years old
Male
Yogyakarta, Indonesia


Last Login: 7/27/2008

Purchase Thiyoks
View My: Blog | Pictures | Videos | Layouts
  SUBSCRIBE
  USER OPTIONS
  RECENT BLOG ENTRIES
Dimanakah Keberadaan Allah?
Cangkir yang Cantik
Kisah Seorang Pendo'a
Nikmat Yang Tak Terbayarkan
Salam Kenal
  BLOG ARCHIVES
2008
April

HOME | PRIVACY POLICY | TERMS OF SERVICE | REPORT CONTENT | CONTACT YUWIE | SPAM
©2007-2009 Yuwie.com